Sabtu, 09 Maret 2024

Daftar dan Ciri Kurma Asal Israel yang Diboikot Jelang Ramadhan!

 

Sumber Gambar

Ciri Kurma Israel dan Daftar Mereknya yang Diboikot Jelang Ramadhan

Pada bulan Ramadhan, masyarakat di seluruh dunia mengambil momen untuk berpuasa dan merayakan keberkahan. Namun, ada isu yang perlu diperhatikan terkait kurma yang dikonsumsi selama bulan suci ini. Beberapa merek kurma berasal dari Israel, dan ada seruan untuk memboikot produk-produk tersebut sebagai bentuk protes terhadap tindakan Israel di Palestina.

Berikut adalah beberapa ciri kurma Israel yang perlu diperhatikan dan daftar merek yang sebaiknya diboikot:

1. Barcode (kode batang) pada kemasan kurma bertuliskan 729. Nomor ini merupakan nomor seri untuk negara Israel.

2. Produk kurma dengan merek ekspor Israel, seperti King Solomon, King Medjool, Medjool Plus, Jordan River, dan Bahri.

3. Produk kurma bertuliskan perusahaan ekspor Israel, seperti Medjool Plus, Carmel Agrexco, Mehadrin, dan Hadiklaim.

4. Khusus untuk produk kurma Medjool, tidak semua jenis kurma tersebut diproduksi dari Israel. Perlu dicek lagi identitas perusahaan produsennya dalam kemasan.

5. Hindari kurma tanpa keterangan perusahaan produsen dan asal negara produksi yang jelas. Produk kurma seperti ini dapat membantu kita menghindari trik produsen Israel yang berusaha mengelabui pembeli.

Ingatlah bahwa gerakan Boycott, Divestment, Sanction (BDS) adalah upaya protes dunia yang tidak melibatkan kekerasan. Gerakan ini berusaha melakukan boikot ekonomi dan budaya terhadap Israel serta divestasi keuangan dari negara untuk menekan pemerintah Israel agar mematuhi hukum internasional dan mengakhiri kebijakan kontroversialnya terhadap Palestina¹².

Semoga informasi ini membantu Anda dalam memilih kurma yang sesuai dengan nilai-nilai dan keyakinan Anda selama bulan Ramadhan. 🌙🍇

Buah kurma, yang berasal dari pohon kurma (Phoenix dactylifera), memiliki sejarah panjang sebagai makanan yang bermanfaat dan bermakna dalam budaya banyak masyarakat. Kurma dikenal sebagai sumber energi yang kaya, mengandung gula alami, serat, dan sejumlah nutrisi esensial. Selain memberikan kelezatan, kurma juga memiliki manfaat kesehatan yang signifikan. Buah ini mengandung sejumlah vitamin dan mineral, seperti potassium, magnesium, serta vitamin B kompleks, yang mendukung fungsi jantung, otot, dan sistem saraf. Kurma juga dikenal sebagai makanan yang rendah lemak, bebas kolesterol, dan tinggi serat, menjadikannya pilihan yang baik untuk menjaga kesehatan pencernaan.

Selain nilai gizi yang tinggi, kurma juga memiliki peran khusus dalam tradisi budaya dan agama. Dalam berbagai budaya di Timur Tengah dan Asia, kurma dihargai sebagai makanan yang memberikan kekuatan dan keberkahan. Buah ini sering disunnahkan untuk dimakan sebagai hidangan berbuka puasa selama bulan Ramadan dalam tradisi Islam. Selain itu, kurma juga sering ditemukan dalam berbagai hidangan khas yang disajikan dalam perayaan dan upacara keagamaan. Keunikan dan keberagaman manfaat kurma, baik dari segi gizi maupun nilai budaya, menjadikannya buah yang sangat dihargai di seluruh dunia.

Link Referensi

Kisah Sami’un, Nabi yang Menebus Kesalahan dengan Ibadah 1000 Bulan

 Saat disebutkan nama Samson, mungkin kita langsung terbayang cerita Samson dan Delilah atau malah Samson Betawi.


Samson juga dikenal dengan kekuatan ajaib yang mampu merobohkan bangunan sampai melunakkan besi. Itu menjadi mukjizat yang didapatnya dan tidak dimiliki manusia kebanyakan.

Sosoknya yang menginspirasi banyak cerita tentang orang yang sangat kuat, ternyata memang bukan sekadar fiktif belaka.

Dalam ajaran Islam, namanya disebut Sami’un dan terdapat dalam kitab Qishashul Anbiyaa. Beliau adalah Nabi Sami’un Ghozi AS yang diutus ke tengah-tengah umat penyembah berhala dan gila harta.

Suatu hari ia melakukan kesalahan dan memohon pada Allah SWT untuk dapat menebusnya dengan ibadah selama 1000 bulan.

Kisahnya diceritakan secara turun-temurun di jazirah Arab

Memang, ia merupakan nabi yang namanya tidak disebut di dalam Alquran. Ia juga tidak termasuk 25 nabi dan rasul. Sampai akhir hayat pun tidak ada umat yang ditakdirkan jadi pengikutnya.

Tapi kisahnya sebagai nabi di kalangan Bani Israi diceritakan secara turun-temurun di jazirah Arab. Namanya sudah melegenda jauh sebelum Nabi Muhammad SAW lahir.

Riwayat tentangnya ada di sejumlah literatur Islam, misalnya Qashashul Anbiya karya Ibnu Katsir kitab Tarikh karya Ibnu Khaldun, dan Muqasyafatul Qulub karya al Ghazali.

Diutus untuk umat yang menyembah berhala dan gila harta


Masyarakat Bani Israil tempat Nabi Sami’un menyiarkan ajaran dakwah banyak yang menjadi pemahat dan membuat bangunan-bangunan tinggi dengan pilarnya yang besar.

Mereka menyembah berhala, gila harta, dan menganggap Nabi Sami’un sebagai bahaya.

Keberadaannya dianggap sebagai ancaman, peperangan pun sering terjadi. Selain diberi mukjizat kekuatan, is juga memiliki senjata tajam dari tulang dagu unta.

Ia tidak terkalahkan, kecuali kalau diserang di bagian kelemahannya yaitu rambut. Ia hanya bisa menjadi lemah saat rambutnya sendiri diikat pada ibu jari kaki dan tangannya.

Dikhianati oleh istrinya sendiri hanya karena imbalan harta

Suatu hari Raja Bani Israil mengadakan sayembara untuk memusnahkan Nabi Sami’un. Sang raja memberi imbalan hadiah yang besar pada siapapun yang dapat melawan Nabi Sami’un.

Tergoda dengan imbalan harta, istri Nabi Sami’un mengikuti sayembara. Setelah merayu suaminya sedemikian rupa, maka ia mengetahui letak kelemahan suaminya.

“Jika kau ingin mendapatkanku dalam keadaan tak berdaya, maka ikatlah aku dengan potongan rambutku.” kata Nabi Sami’un pada istrinya.

Menjadi asal usul turunnya salah satu surat dalam kitab Alquran

Karena membocorkan kelemahannya yang seharusnya tetap dirahasiakan, ia akhirnya dapat dilemahkan.

Saat ia tertidur, rambut panjangnya diikatkan ke ibu jari dan dibawalah beliau ke hadapan raja. Sekali mencoba tidak berhasil, esoknya diulangi lagi.

Selang beberapa waktu, ia kehilangan kekuatan. Mendengar hal itu, Sang Raja langsung datang ke kediamannya untuk menyerang dan menyiksanya sampai mati.

Nabi Sam’un yang sedang terikat kemudian disiksa secara brutal. Dalam kondisi seperti itu, ia memanjatkan doa pada Allah SWT agar istana raja dan seisinya dihancurkan.

Doanya pun dikabulkan. Tidak hanya istana dan raja kafir yang hancur. Masyarakat dan istrinya sendiri juga ikut jadi korbannya,

Ia yang tersisa sendiri, bersumpah pada Allah SWT untuk menebus kesalahan dan dosanya dengan beribadah dan jihad 1000 bulan.

Kisahnya itu kemudian menjadi asal usul turunnya salah satu surat dalam kitab Alquran yaitu Al-Qadr.

Polisi Tetapkan Kiai Pengasuh Ponpes di Gondanglegi Tersangka Pencabulan Santriwati

 



BACAMALANG.COM – Satreskrim Polres Malang menetapkan BT (45) kiai pengasuh pondok pesantren (Ponpes) di Gondanglegi sebagai tersangka karena mencabuli santriwati WT (18) sebanyak 10 kali sejak tahun 2022 akhir hingga 2023.

“Pelaku ditetapkan sebagai tersangka,” tegas Panit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Malang Aiptu Erlehana BR Maha kepada media.

Diketahui kasus ini telah dilaporkan oleh korban sejak pertengahan 2023 lalu, dan kemudian dilakukan serangkaian penyelidikan serta penyidikan hingga ke gelar perkara.

Polisi memperoleh alat bukti meliputi keterangan dokter yang mengeluarkan hasil Visum et Repertum Psikiatrikum,

BT akhirnya ditahan 19 Februari 2024 lalu dan dijerat Pasal 82 jo pasal 76 D UU No. 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU No. 23 tahun 2023 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.


Santri Sejati Ngangkang Dihadapan Kyai